Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper

News Saleb-,Newspapers are usually issued daily or weekly. Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper, Magazine News weekly, but they also had a magazine format. Newspapers with common interests usually publish news articles and articles about national and international news as well as local news. These include news events and personalities of the political, business and finance, crime, weather, and natural hazards; health and medicine, science, and computers and technology; Sports; and entertainment, community, food and cuisine, apparel and home fashion, and the arts.

A wide range of materials have been published in newspapers. In addition to news,Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper ,information and opinions expressed above, including weather forecasts; Criticism and reviews Arts (including literature, film, television, theater, art, and architecture) and local services such as a restaurant; obituaries, notices of birth and graduation announcements; Entertainment features such as crossword puzzles, horoscopes, editorial cartoons, jokes, cartoons and comics; Advice column, food, and other columns; and a list of radio and television (program schedule). In the year 2017, newspapers can also provide information about new movies and TV shows available on streaming video services such as Netflix. The newspaper has been classified ad section in which people and businesses can buy a small ad to sell goods or services; In the year 2013, a large increase in internet sites to sell goods, such as Craigslist and eBay have caused ad sales are much less classified for newspapers.Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper Since 1983, it has been known mainly because of its annual report and rankings that influence in college and grad school, lies in most fields and subjects. U.s. News World Report is and academic institution is the oldest and most famous in America, [5] and covering the areas of business, law, medicine, engineering, social sciences, education and public affairs, in addition to many other areas. Print Edition] has consistently included in the list of national bestsellers, coupled with online subscriptions. Additional rankings published by U.s. News World Report and includes hospitals,Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper, medical and specialty cars.
Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper-News of the United States was founded in 1933 by David Lawrence (1888-1973), which also started the World Report in 1946. The two magazines are covering national and international news separately, but Lawrence combines them into news reports of U.S. in World and 1948 [1] and Later sold the magazine to its employees. Historically, this magazine tends to be a bit more conservative than the two main competitors, Time and Newsweek, and focus more on the story of economic, health, and education. It's also distancing news, entertainment and sports celebrities. [2] an important milestone in the history of the beginning of the magazine is including the introduction of the "Washington Whispers" column in 1934 and the column "News You Can Use" in 1952. [3] [4] in 1958, the circulation of the weekly magazine passed one million and two million in 1973. (wikipedia) Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper

03 Agustus 2019


Pod ACMI terpasang di Pesawat Sukhoi TS-3011 (photos : Kemhan)

ACMI Sukhoi Produk Anak Bangsa yang Sukses Berpartisipasi dalam Latihan Angkasa Yudha TNI AU

ACMI adalah sistem instrumentasi yang mampu memonitor, menampilkan (2 dimensi maupun 3 dimensi), merekam pergerakan, dan posisi pesawat secara real time yang nantinya digunakan sebagai bahan evaluasi serta mampu mensimulasikan pertempuran air to air dan air to ground. ACMI Sukhoi ini merupakan program Bangtekindkan hasil kerjasama Ditjen Pothan Kemhan dengan PT. TRESS (Teknologi Rekatama Solusi Indonesia). Keunggulan dari ACMI ini adalah murni karya anak bangsa, terjamin kerahasiaannya, mampu mendukung latihan penerbang Sukhoi dengan tepat sasaran, upgrade lebih mudah karena hasil penelitian bersama dengan Dislitbang TNI AU, sehingga mudah dalam perawatan dan troubleshooting.

Secara umum, spesifikasi teknis yan diterapkan pada ACMI Sukhoi ini dapat digunakan untuk semua jenis latihan pilot pesawat tempur, antara lain:
-Latihan terbang perorangan dan element,
-Latihan terbang satu skadron atau lebih,
-Latihan gabungan antar skadron,
-Latihan gabungan dengan negara lain, dan
-Latihan composite strike.

Dan dari hail uji dinamis, ACMI Sukhoi ini telah melampaui spesifikasi teknis yang tertuang dalam kontrak, antara lain mampu digunakan bermanuver melebihi 6,5 G, mencapai ketinggian di atas 30.000 ft, dan suhu antara -30⁰C hingga 70⁰C.

Perhatian yang sangat luar biasa diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara dan Dirjen Pothan yang telah mendukung penuh Tim Waspro dan PPHP serta Puslaik Baranahan Kemhan dalam kegiatan uji statis maupun uji dinamis yang dilaksanakan di Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Hasanuddin Makassar. Atas dukungan dan kerjasama semua pihak, kini ACMI Sukhoi Program Bangtekindhan Ditjen Pothan Kemhan telah mengantongi Sertifikat Tipe Produk Aeronautika Klas II Militer dan siap untuk diproduksi massal guna mendukung kegiatan TNI AU, compatible dengan pesawat-pesawat TNI AU lainnya (sebelumnya TNI AU telah memiliki ACMI KITS buatan Cubic dan P5 buatan Cubic & DRS Tecnologies untuk pesawat F-5, F-16 dan Hawk 100/200).



Selain sukses mebangun ACMI Sukhoi, pada tahun ini Ditjen Pothan Kemhan berhasil pula meluncurkan Roket R-Han 122B Tahap II yang merupakan hasil kerjasama dengan Konsorsium Reverse Engineering R-Han 122B yang terdiri dari PT. Pindad (Persero) selaku Lead Integrator, didukung oleh anggota konsorsium yaitu PT. Dahana (Persero), PT. Dirgantara Indonesia (Persero), dan LAPAN. Selain itu, Dtjen Pothan juga telah mendapatkan sertifikat tipe untuk berbagai program Bangtekindhan lainnya, yaitu:

-First Article Senjata Serbu Bawah Air 5,66 mm,
-First Article Mekatronik Mortir 81 mm, dan
-First Article Remote Control Weapon System (RCWS),

Program MALE UAV dan Sistem Rudal C-705

Sedangkan untuk program Pembinaan Potensi Teknologi Industri Pertahanan (Binpottekindhan), Puslaik Baranahan juga telah menerbitkan type certificate untuk program Reverse Enginering Inertial Navigation System (INS) Rudal dan Program Penyusunan Tabel Tembak Roket R-Han 122B.

Saat ini Ditjen Pothan Kemhan tengah melaksanakan program Bangtekindhan TA. 2019 yang teridiri dari:

-First Article Alat Kendali Tembak Senjata FFAR Heli Serang Mi 35-P,
-First Article Sistem Penembakan Mortir Berbasis Komputer,
-First Article Senjata Otomatis Kal. 5,56 mm
-First Article Data Distribution Unit,
-First Article Depth Personal Vehicle, dan
-First Article Card Module Radar Thomson.

Rudal permukaan ke permukaan/rudal anti kapal C705 (photo : thepaper)

Selain itu, melalui Binpottekindhan, Ditjen Pothan Kemhan juga tengah bekerjasama dengan Industri Pertahanan (BUMN dan BUMS), antara lain:

-Program Tank Boat Tahap II,
-Program Joint Production PTTA Kelas MALE Tahun I, dan
-Program Reverse Engineering Sistem Rudal C-705.

Dengan bantuan semua pihak, semoga Program Bangtekindhan dan Binpottekindhan Ditjen Pothan Kemhan mampu membina Industri Pertahanan dalam negeri, baik BUMN maupun BUMS, untuk menjadi industri yang mandiri, handal, dan berdaya saing baik di lingkup nasional maupun internasional.

(Kemhan)

from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/2ZqRPjW
Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper

Title :Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper
Source :Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper

News Info:


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Breaking News: ACMI Sukhoi TNI AU yang Sukses dalam Angkasa Yudha 2019 - News Paper

0 komentar:

Post a Comment