Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper

News Saleb-,Newspapers are usually issued daily or weekly. Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper, Magazine News weekly, but they also had a magazine format. Newspapers with common interests usually publish news articles and articles about national and international news as well as local news. These include news events and personalities of the political, business and finance, crime, weather, and natural hazards; health and medicine, science, and computers and technology; Sports; and entertainment, community, food and cuisine, apparel and home fashion, and the arts.

A wide range of materials have been published in newspapers. In addition to news,Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper ,information and opinions expressed above, including weather forecasts; Criticism and reviews Arts (including literature, film, television, theater, art, and architecture) and local services such as a restaurant; obituaries, notices of birth and graduation announcements; Entertainment features such as crossword puzzles, horoscopes, editorial cartoons, jokes, cartoons and comics; Advice column, food, and other columns; and a list of radio and television (program schedule). In the year 2017, newspapers can also provide information about new movies and TV shows available on streaming video services such as Netflix. The newspaper has been classified ad section in which people and businesses can buy a small ad to sell goods or services; In the year 2013, a large increase in internet sites to sell goods, such as Craigslist and eBay have caused ad sales are much less classified for newspapers.Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper Since 1983, it has been known mainly because of its annual report and rankings that influence in college and grad school, lies in most fields and subjects. U.s. News World Report is and academic institution is the oldest and most famous in America, [5] and covering the areas of business, law, medicine, engineering, social sciences, education and public affairs, in addition to many other areas. Print Edition] has consistently included in the list of national bestsellers, coupled with online subscriptions. Additional rankings published by U.s. News World Report and includes hospitals,Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper, medical and specialty cars.
Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper-News of the United States was founded in 1933 by David Lawrence (1888-1973), which also started the World Report in 1946. The two magazines are covering national and international news separately, but Lawrence combines them into news reports of U.S. in World and 1948 [1] and Later sold the magazine to its employees. Historically, this magazine tends to be a bit more conservative than the two main competitors, Time and Newsweek, and focus more on the story of economic, health, and education. It's also distancing news, entertainment and sports celebrities. [2] an important milestone in the history of the beginning of the magazine is including the introduction of the "Washington Whispers" column in 1934 and the column "News You Can Use" in 1952. [3] [4] in 1958, the circulation of the weekly magazine passed one million and two million in 1973. (wikipedia) Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper

20 November 2018


Kapal rumah sakit KRI dr Soeharso 990 (photo : TNI AL)

Belajar dari Bencana Lombok dan Palu, Panglima TNI Minta Tambahan 3 Kapal Rumah Sakit

Belajar dari bencana alam gempa bumi di Lombok dan Palu baru lalu, sangat terasa betapa keberadaan rumah sakit terapung sangatlah efektif dan efisien.

Karena terapung di tengah laut, kapal yang difungsikan sebagai rumah sakit relatif aman dari ancaman gempa susulan.

Gempa susulan menimbulkan trauma mendalam bagi warga yang mengalaminya, sehingga menghindari berada di dalam rumah termasuk di dalam rumah sakit. Karena itu fungsi rumah sakit pun lumpuh. Baik karena kerusakan yang terjadi maupun trauma berada di dalam ruangan.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengakui, keberadaan Kapal Perang TNI AL yang difungsikan sebagai rumah sakit terapung yaitu KRI dr. Soeharso-990, sangat membantu mempercepat pertolongan terhadap warga korban gempa.

Seperti saat gempa di Lombok, banyak korban patah tulang yang awalnya terlantar karena tidak bisa dioperasi. Baik warga maupun petugas medis, enggan melakukan operasi di dalam ruangan.

Melihat situasi seperti itu, Panglima TNI langsung memerintahkan KRI dr. Soeharso untuk lego jangkar di Lombok Utara.


KRI Semarang 594 (photo : detik)

Menyusul gempa dan tsunami serta likuifaksi di Palu, Marsekal Hadi kembali memerintahkan KRI dr. Soeharso-990 mengarah ke Palu.

“Sehingga semua korban bencana bisa diselesaikan dan saya mengucapkan teirma kasih kepada seluruh anggota TNI AL yang sudah mendarmabaktikan dirinya kepada ibu pertiwi,” ungkap Panglima TNI.

Ungkapan terima kasih ini disampaikan Marsekal Hadi di hadapan keluarga besar alumni Akabri Delapan Enam (Adem) 86 Akademi Angkatan Laut (AAL) yang melaksanakan reuni 32 tahun di Mako AAL Bumimoro, Surabaya, Minggu (11/11/2018).

Dengan keberadaan KRI dr. Soeharso-990 pulalah Marsekal Hadi berani menolak tawaran Amerika Serikat untuk mengirimkan kapal rumah sakit USNS Mercy (T-AH-19).

Melalui kontak diplomatik, AS ketika itu ingin mengirimkan rumah sakit terapung seukuran kapal induk ini ke Palu. USNS Mercy adalah kapal rumah sakit yang tidak membawa senjata ofensif, kecuali senjata pertahanan saja.

Karena fungsi sosialnya itu, menembak USNS Mercy akan dianggap sebagai kejahatan perang.

“USNS Mercy akan dikirim dari Hawaii. Lalu saya sampaikan kepada Pak Wiranto bahwa kita hanya menerima bantuan angkutan udara dari Balikpapan ke Palu, sedangkan Mercy saya sampaikan terima kasih karena saya punya kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso,” tutur Marsekal Hadi.


Rancangan baru kapal rumah sakit PT PAL (photo : bmpd)

Tiga kapal Rumah Sakit

Kejadian beruntun di Lombok dan Palu ini menjadi perhatian bagi Hadi. Namun dengan hanya satu kapal rumah sakit yang dimiliki TNI, tentu akan kewalahan menghadapi situasi dengan eskalasi lebih tinggi.

“Apalagi negara kita berada di lingkaran cincin api, ring of fire, gempa bumi menjadi ancaman nyata,” kata Hadi lagi.

Untuk itulah Hadi merasa sudah seharusnya TNI AL mengoperasikan lebih banyak kapal LPD (landing platform dock) seperti KRI dr. Soeharso.

“Saya perintahkan KSAL, saya minta pada Renstra 2 dan 3 ini untuk menambah tiga kapal rumah sakit sekelas Soeharso,” ujar Hadi yang diapresiasi hadirin Adem 86 Laut.

Saat ini TNI AL mengoperasikan lima kapal LPD. Yaitu KRI dr. Soeharso, KRI Surabaya, KRI Banjarmasin, KRI Banda Aceh, dan KRI Makassar.

KRI dr. Soeharso-990 sebelumnya diberi nama KRI Tanjung Dalpele-972 sebagai kapal bantu angkut personel. Kemudian pada 2008 diubah fungsi sebagai kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) sampai sekarang.

(MyLesat)

from DEFENSE STUDIES https://ift.tt/2DTp1cr
Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper

Title :Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper
Source :Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper

News Info:


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Breaking News: Panglima TNI Minta 3 Kapal Rumah Sakit - News Paper

0 komentar:

Post a Comment